Kamis, 02 April 2020

TUGAS SISKOMDIK,PDS,SISKOM

         ARTIKEL MENGENAI VIRUS CORONA(COVID-19)
Pandemi adalah epidemi yang menyebar ke beberapa negara atau benua

Bermula dari kota Wuhan di Tiongkok, virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) menyebar ke berbagai negara di dunia dan menyebabkan timbulnya penyakit COVID-19 di mana-mana.
Pada 11 Maret 2020, WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi. Kondisi ini jelas tidak boleh diremehkan karena hanya ada beberapa penyakit saja sepanjang sejarah yang digolongkan sebagai pandemi.

Apa itu pandemi?

Pandemi adalah sebuah epidemi yang telah menyebar ke beberapa negara atau benua, dan umumnya menjangkiti banyak orang. Sementara, epidemi merupakan istilah yang digunakan untuk peningkatan jumlah kasus penyakit secara tiba-tiba pada suatu populasi di area tertentu.
Istilah pandemi tidak digunakan untuk menunjukkan tingkat keparahan suatu penyakit, melainkan hanya tingkat penyebarannya saja. Dalam kasus saat ini, COVID-19 menjadi pandemi pertama yang disebabkan oleh virus corona
Sebelum adanya pandemi tersebut, telah terjadi berbagai pandemi influenza di dunia. Di mana salah satunya adalah flu babi yang merebak pada tahun 2009. Penyakit ini terjadi ketika strain influenza baru (H1N1) menyebar ke seluruh dunia. 
Sementara itu, kasus pandemi influenza terparah di dunia terjadi saat pandemi flu Spanyol pada tahun 1918, yang menyebabkan 50 juta kematian di seluruh dunia. 

Fase pandemi

WHO pun memiliki fase pandemi yang mungkin dapat menjadi gambaran bagi pandemi COVID-19. Beberapa fase atau tahapan di mana suatu penyakit bisa dinyatakan sebagai suatu pandemi adalah sebagai berikut: 
  • Fase 1


pada fase ini, tak ada virus yang beredar di antara hewan dapat menyebabkan infeksi pada manusia.
  • Fase 2
Fase 2 ditandai dengan adanya virus yang beredar di antara hewan yang diketahui dapat menyebabkan infeksi pada manusia sehingga dianggap sebagai potensi ancaman pandemi.
  • Fase 3
Dalam fase 3, virus yang disebabkan dari hewan atau hewan-manusia menyebabkan beberapa kasus secara sporadis atau menjangkiti sekelompok kecil orang. Namun, belum cukup untuk menetapkannya sebagai wabah di masyarakat. Penularan dari manusia ke manusia pun masih terbatas.
  • Fase 4
Pada fase ini, penularan virus dari manusia ke manusia atau dari hewan ke manusia semakin banyak sehingga menyebabkan terjadinya wabah. Ini juga menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap risiko pandemi.
  • Fase 5
Pada fase ini, penyebaran virus dari manusia ke manusia telah terjadi setidaknya pada dua negara di satu wilayah WHO. Sebagian besar negara tak akan terpengaruh pada tahap ini, namun ini menjadi sinyal yang kuat bahwa pandemi sudah dekat dan implementasi dari langkah-langkah mitigasi yang direncanakan semakin singkat.
  • Fase 6
Fase 6 merupakan fase yang ditandai dengan wabah semakin meluas ke berbagai negara di wilayah WHO. Fase ini juga menunjukkan bahwa pandemi global sedang berlangsung.
Lamanya setiap fase bisa berbeda-beda, mungkin bisa berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Selain itu, tak semua kasus bisa mencapai fase 6 karena mungkin telah berkurang di fase-fase sebelumnya. Akan tetapi, setelah ditetapkan sebagai pandemi, tentu saja perlu pengendalian sesegera mungkin agar tingkat penyebaran dan keparahan penyakit tidak semakin tinggi. 

Menghadapi pandemi COVID-19

Setelah ditetapkannya pandemi COVID-19, tentu saja negara-negara yang telah terjangkit harus melakukan berbagai upaya untuk menghentikannya. Seperti dilansir dari Healthline, Direktur Jenderal WHO, Tedros Ghebreyesus menetapkan empat hal utama yang harus dilakukan oleh suatu negara, yaitu:
  • Mempersiapkan dan bersiap
  • Deteksi, lindungi, dan rawat
  • Kurangi penyebaran
  • Inovasi dan belajar.
Ia meminta semua negara untuk meningkatkan mekanisme tanggap darurat corona dan memberitahu para warga negara agar dapat melindungi dirinya sendiri dari virus corona. Selain itu, para pejabat kesehatan juga diinstruksikan untuk menemukan, mengisolasi, menguji, dan menangani setiap kasus COVID-19. Mempersiapkan rumah sakit dan memastikan perlindungan pada petugas kesehatan untuk menangani virus corona baru, juga sangat diperlukan.
Tedros juga menghimbau masyarakat untuk tidak panik dan selalu ikuti berbagai cara untuk mencegah penyebaran virus corona dengan melakukan social distancing, menggunakan desinfektan ketika menyentuh suatu permukaan, rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer, menggunakan masker ketika sakit, serta tidak menyentuh wajah.
Di Indonesia sendiri, Presiden Joko Widodo telah menghimbau untuk melakukan aktivitas di rumah saja untuk mencegah penyebaran virus ini. Bahkan di beberapa negara lain, seperti Italia dan Malaysia, mengimplementasikan lockdown untuk menekan angka penyebaran virus.



*SISKOMDIG(Materi Komunikasi Daring)

Pengertian Komunikasi Daring

Komunikasi Daring atau yang merupakan singkatan dari komunikasi dalam jaringan adalah cara komunikasi yang mana menyampaikan dan menerima pesan yang dilakukan dengan atau melalui jaringan internet. Komunikasi yang terjadi pada dunia semua bisa disebut dengan komunikasi di dunia maya atau juga cyberspace.
Fungsi Komunikasi Daring
  1. Informasi, komunikasi daring yang mempunyai fungsi untuk media penyampai pesan dan informasi kepada penerima informasi.
  2. Kendali. Mengendalikan dan mengatur sebuah informasi sebagai kewenangan individu atau kelompok
  3. Motivasi, Komunikasi daring juga dapat mengacu pada pekerjaan dan semangat karyawan terhadap pekerjannya.
  4. Ekspresi Emosional. Komunikasi daring bisa menjadi perwakilan individu atau kelompok
  5. Penghemat waktu, komunikasi efisien dilakukan
  6. Penghemat biaya, dengan harga kuota internet yang lebih murah sangat membantu sekali komunikasi daring berjalan
  7. Dilakukan dimana saja, ini artinya baik di pagi hari, siang, sore, malam tidak ada masalah jika melakukan komunikasi daring.
  8. Ilmu teknologi, komunikasi daring bermula dari ilmu pendidikan yang ketika itu dijadikan bahan penelitian.
  9. Intensitas komunikasi, kemudahan berkomunikasi menjadikan intensitas komunikasi bertambah tanpa adanya batasan.
  10. Partisipasi, komunikasi daring menjadikan peningkatan partisipasi dalam arti menambah individu atau kelompok dalam proses komunikasi
  11. Kontrol, proses komunikasi juga bisa diawasi Menteri Komunikasi sebagai badan pengawasan komunikasi dalam negeri.
  12. Dorongan, misalnya seorang penulis yang terdorong menulis tulisan yang berguna karena mudahnya akses komunikasi13.Penyalur ide, tulisan pada jaringan internet dapat menjadi sumber ide untuk individu yang membacanya.
  13. Sosialitas, misalnya facebook yang merupakan media komunikasi sosial yang bisa membantu dalam melakukan kegiatan sosial
  14. Fungsi negara, yakni komunikasi daring membantu pemerintahan dalam penyampaian informasi kepada publik.


Tujuan Komunikasi Daring
Tujuan dari adanya komunikasi daring adalah sebagai berikut:
  • Berbagi sumber daya (resources)
  • Media komunikasi
  • Integrasi data
  • Keamanan data
  • Efisiensi waktu
  • Efisiensi biaya
  • Pengembangan dan pemeliharaan
  • Sebagai kontrol
  • Menjadikan mudah pengelolaan
  • Bisa dikendalikan jarak jauh
  • Peningkatan intensitas komunikasi
  • Peningkatan partisipasi komunikasi
  • Memberikan informasi
  • Web browsing



*MATERI ARRAY(PDS)

APA ITU ARRAY?




Secara pengertian: Array atau larik (dalam Bahasa Indonesia) adalah sebuah tipe data bentukan yang terdiri dari sejumlah komponen dengan tipe yang sama.
Artinya, kita dapat menyimpan banyak data dalam satu variabel.
Analoginya seperti ini:
Mari kita bayangkan bahwa array merupakan sebuah hotel yang memiliki beberapa kamar. Kemudian setiap kamar dikenal dengan index atau urutan angka.
Intinya adalah: kita akan menyiapkan kamar dalam hotel dengan nomor index 0-sekian. Untuk penggunaanya sendiri pengunjung dibagi berdasarkan nomor kamar hotel.
Jika kita lihat lagi masalah diatas, kita tidak lagi membutuhkan banyak variabel untuk menyiman data yang sama. Namun kita hanya membutuhkan satu variabel saja.
Ada beberapa hal yang perlu anda ketahu tentang array:
  • Nomor index pada Array dimulai dari nol (0).
  • Array hanya mampu menyimpan data dengan tipe yang sama.
  • Artinya, semua isi array memiliki tipe data sama.
Jika anda sudah paham mari kita lanjutkan.

 SYNTAX ARRAY

Ketika kita mendeklarasikan array ke compiler, maka sama saja dengan menciptakan sebuah hotel dengan masing-masing nomor kamar yang tersedia.
Setelah kita berhasil mendeklarasikan array, maka kita dapat mulai memberikan nilai untuk setiap kamar-kamar yang tersedia dalam hotel yang tadi kita deklarasikan.
Tipe data array yang dapat digunakan antara lain: int, char, double, string, dan boolean.
Berikut cara mendeklarasikan array dalam program pascal.
nama_Array: array[panjang_indeks] of tipe_Array
Contoh pendeklarasian array berdimensi 1 (satu):
X : array [0..9] of integer;
Pada contoh diatas kita telah mendeklarasikan variabel X bertipe Array yang memiliki indeks 0-9 (10 larik) dengan tipe data integer. Artinya kita dapat menyimpan 10 angka.
Berikut cara memberikan nilai pada array:
X[0] := 9; X[1] := 8; X[2] := 7; X[3] := 10; X[4] := 8;
X[5] := 7; X[6] := 9; X[7] := 7; X[8] := 8; X[9] := 10;
TIPS: X[0] := 9 menunjukkan bahwa X adalah nama larik, 0 adalah nilai indeks, 10 menunjukkan nilai integer. Sedangkan untuk mengakses nilai dari variabel:
...menggunakan namaVariabel[nomorIndeks], contoh:
Writeln(X[0]);
Dalam penggunaannya, array dipasangkan dengan sebuah fungsi perulangan.

 MACAM-MACAM ARRAY

Ada dua jenis tipe data array:
  • Array 1 dimensi
  • Array 2 dimensi (multi dimensi)
Jika array satu dimensi kita asumsikan sebagai deretan data maka array berdimensi dua mewakili suatu bentuk tabel atau matrik dimana indeks yang pertama menunjukkan baris kemudian indeks yang kedua menunjukkan kolom dari tabel atau matriks.
Berikut bentuk umumnya:
Nama_larik : Array [indeks_baris,Indeks_Kolom] of Tipe_Array;

 CONTOH ARRAY DALAM PROGRAM PASCAL

Berikut contoh array dimensi satu dalam pascal dengan fungsi for to do:
Program ContohArray;
uses crt;
var data:array[0..4] of integer;
m,n,i : integer;
Begin
   n:=4;
   Write('Masukan 5 buah angka (1-10): ');
   for i:=0 to n do
   begin
     write ('Data ke-',i+1,' = ');readln(data[i]);
   end;

   Write('data ke berapa yang ingin anda lihat? (1-5) : ');readln(m);

   Write('Data Ke-',m,' = ',data[m-1]);
   readln;
end.
Berikut contoh array berdimensi dua:
Program Matriks;
uses crt;
var A:array[1..3,1..3] of integer;
i,j,m,n,k,l : integer;
Begin
   Writeln('Program input matriks A');
   writeln('-----------------------');
   write('Banyaknya baris : ');readln(m);
   write('Banyaknya kolom : ');readln(n);
   for i:=1 to m do
   begin
      for j:=1 to n do
      begin
         write('A [',i,',',j,'] : ');readln(A[i,j]);
      end;
      writeln;
   end;

   writeln('Melihat Elemen Matrik A');
   write('Baris ke-');readln(k);
   write('Kolom ke-');readln(l);
   Write('Elemen Matrik A baris ke-',k,' kolom ke-',l,' =',A[k,l]);
   readln;
end.
namun hal ini hanya untuk mempermudah pemahaman anda mengenai konsep array berdimensi dua.
Untuk mengakses array berdimensi dua kita menggunakan nested loop atau perulangan 
bersarang.



*SISTEM MEMORY KOMPUTER(SISKOM)


A. PENGERTIAN Sistem MEMORI KOMPUTER
Memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus diatur dan dijaga sebaik-baiknya. Memori biasanya disebut juga dengan istilah : computer storage, computer memory atau memory, merupakan piranti komputer yang digunakan sebagai media penyimpan data dan informasi saat menggunakan komputer. Memory merupakan bagian yang penting dalam komputer modern dan letaknya di dalam CPU (Central Processing Unit).

B.KARAKTERISTIK MEMORI KOMPUTER
Pengertian Memori – Memori merupakan perangkat yang amat penting dalam sistem berbasis mikroprosesor, mikrokontroller, maupun PC. Memori digunakan untuk menyimpan data baik yang digunakan sebagai program maupun sebagai penyimpan data yang diproses oleh CPU. Dua tipe memori yang dikenal adalah RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory). Kedua jenis memori ini jika digunakan pada sistem berbasis mikroprosesor umumnya diletakkan pada ruang pengaksesan yang berbeda. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat peta memori untuk kedua jenis memori ini
  1. Lokasi memori berada pada 3 lokasi, yaitu:
Memori Local atau sering disebut dengan register. Built-in berada dalam CPU, diperlukan untuk semua kegitan CPU.
Memori Internal atau sering disebut dengan memory primer atau memory utama. Berada diluar CPU bersifat internal pada system computer, diperlukan oleh CPU dalam proses eksekusi (operasi) program sehingga dapat diakses secara langsung oleh CPU tanpa melalui perantara.
Memori Eksternal atau sering disebut dengan memori sekunder. Bersifat eksternal dan berada di luar CPU, diperlukan dlam menyimpan data atau instruksi secara permanen, terdiri atas perangkat storage seperti: disk, pita magnetik, dll
  1. Kapasitas Memory
Kapasitas register dinyatakan dalam bit.
Kapasitas memory internal dinyatakan dalam bentuk byte (1 byte = 8 bit) atau word.
Kapasitas memori eksternal dinyatakan dalam byte.
  1. Satuan Transfer
Memory Internal. Satuan transfer merupakan jumlah bit yang dibaca atau ditulis ke dalam memori pada suatu saat.
Memory Eksternal. Data ditransfer dalam jumlah yang jauh lebih besar dari word, yang dikenal dengan block.
  1. Metode Akses Memory
Ada 4 jenis pengaksesan data satuan, yaitu:
Sequentaial Access. Diorganisasikan menjadi unit-unit data yang disebut record, dibuat dalam bentuk urutan linier yang spesifik. Contoh sequential access adalah akses pada pita magnetic.
Direct Access. Menggunakan shared read/write mechanism tetapi setiap blok dan record memliki alamat yang unik berdasarkan lokasi fisik. Contoh direct access adalah akses pada disk.
Random Access. Dapat dipilih secara random, waktu mengakses lokasi tidak tergantung pada urutan akses sebelumnya dan bersifat konstan. Contoh random access adalah system memori utama.
Associative Access. Setiap word dapat dicari berdasarkan pada isinya dan bukan berdasarkan alamatnya, waktu pencariannya tidak bergantung secara konstan terhadap lokasi atau pola access sebelumnya. Contoh associative access adalah memory cache.
  1. Kinerja memory
3 buah parameter untuk kinerja system memory, yaitu:
Access Time. Bagi RAM waktu akses adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan operasi baca atau tulis. Bagi non RAM waktu akses adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan mekanisme baca tulis pada lokasi tertentu.
Cycle Time. Waktu akses ditambah dengan waktu transien hingga sinyal hilang dari saluran sinyal untuk menghasilkan kembali data bila data ini dibaca secara destruktif.
Transfer Rate. Merupakan kecepatan pemindahan data ke unit memori atau ditransfer dari unit memory. Bagi RAM, transfer rate sama dengan  . Bagi non-RAM, transfer rate sama dengan , dimana  Waktu rata-rata untuk membaca atau menulis sejumlah N bit,  waktu akses rata-rata,  Jumlah bit,  kecepatan transfer dalam bit per detik.
  1. Tipe Fisik Memory
Ada dua tipe fisk memory, yaitu:
1.Memory Semikonduktor. Memory ini memakai teknologi LSI atau VLI, memory ini banyak digunakan untuk memory internal misalnya RAM.
2.Memory Permukaan Magnetik. Banyak digunaakan untuk memory eksternal yaitu untuk disk atau pita magnetic.
  1. Karakteristik Fisik
Volatile dan Non-volatile. Pada memory volatile informasi akan hilang bila listrik dimatika. Pada memory Non-volatile informasi akan tetap berada tanpa mengalami kerusakan sebelum dilakukan perubahan, memory ini daya listrik tidak diperlukan untuk mempertahankan informasi tersebut.
Erasable dan Non Erasable. Erasable artiny isi memory dapat dihapus dan diganti dengan informasi lain.
  1. Organisasi
Organisasi dalah pengaturan bit dalam menyusun word secara fisik.
Hirarki Memory : Semakin kecil waktu access, semakin besar harga per bit. Semakin besar kapasitas, semakin keci harga per bit. Semakin besar kapasitas, semakin besar waktu access
Untuk kinerja yang optimal, diperlukan kombinasi teknologi komponen memori.
Hierarki Memori atau Memory Hierarchy dalam arsitektur komputer adalah sebuah pedoman yang dilakukan oleh para perancang demi menyetarakan kapasitas, waktu akses, dan harga memori untuk tiap bitnya. Secara umum, hierarki memori terdapat dua macam yakni hierarki memori tradisional dan hierarki memori kontemporer.
Hierarki memori memang disusun sedemikian rupa agar semakin ke bawah, memori dapat mengalami hal-hal berikut:
  • Peningkatan waktu akses (access time) memori (semakin ke bawah semakin lambat, semakin ke atas semakin cepat)
  • Peningkatan kapasitas (semakin ke bawah semakin besar, semakin ke atas semakin kecil)
  • Peningkatan jarak dengan prosesor (semakin ke bawah semakin jauh, semakin ke atas semakin dekat)
  • Penurunan harga memori tiap bitnya (semakin ke bawah semakin semakin murah, semakin ke atas semakin mahal)
Memori yang lebih kecil, lebih mahal dan lebih cepat diletakkan pada urutan teratas. Sehingga, jika diurutkan dari yang tercepat, maka urutannya adalah sebagai berikut:
  1. Register mikroprosesor. Ukurannya yang paling kecil tapi memiliki waktu akses yang paling cepat, umumnya hanya 1 siklus CPU saja.
  2. Cache mikroprosesor, yang disusun berdasarkan kedekatannya dengan prosesor (level-1, level-2, level-3, dan seterusnya). Memori cache mikroprosesor dikelaskan ke dalam tingkatan-tingkatannya sendiri:
  3. Memori utama: memiliki akses yang jauh lebih lambat dibandingkan dengan memori cache, dengan waktu akses hingga beberapa ratus siklus CPU, tapi ukurannya mencapai satuan gigabyte. Waktu akses pun kadang-kadang tidak seragam, khususnya dalam kasus mesin-mesin Non-uniform memory access (NUMA).
  4. Cache cakram magnetis, yang sebenarnya merupakan memori yang digunakan dalam memori utama untuk membantu kerja cakram magnetis.
  5. Cakram Magnetis, merupakan piranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer  modern. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read-write head yang ditempatkan di atas permukaan piringan tersebut. Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Cakram fixed-head memiliki satu head untuk tiap-tiap track, sedangkan cakram moving-head (atau sering dikenal dengan nama cakram keras ) hanya memiliki satu head  yang harus dipindah-pindahkan untuk mengakses dari satu track ke track yang lainnya.
  6. Tape Magnetis, adalah suatu medium untuk perekaman magnetis, dibuat dari suatu mantel magnetizable tipisyang panjang. Kebanyakan audio, video dan penyimpanan data komputer jenis ini dikembangkan Negara Jerman, berdasar pada konsep kawat magnetis adalah Alat yang merekam dan memainkan kembali audio dan pita perekam penggunaan video adalah alat perekam dan video recorder. Suatu alat yang menyimpan data komputer pada pita perekam adalah suatu tape drive ( unit tape ).
  7. Cakram Optik, adalah suatu medium penyimpanan data komputer dapat berupa vilm atau music dan data yang dapat dibaca dengan optic reader pada room dan setiap cakram optic memiliki room yang berbeda utuk setiap jeniscakram optic tertentu, jenis-jenis cakram optik
  • Level-1: memiliki ukuran paling kecil di antara semua cache, sekitar puluhan kilobyte saja. Kecepatannya paling cepat di antara semua cache.
  • Level-2: memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan cache level-1, yakni sekitar 64 kilobyte, 256 kilobyte, 512 kilobyte, 1024 kilobyte, atau lebih besar. Meski demikian, kecepatannya lebih lambat dibandingkan dengan level-1, dengan nilai latency kira-kira 2 kali hingga 10 kali. Cache level-2 ini bersifat opsional. Beberapa prosesor murah dan prosesor sebelum Intel Pentium tidak memiliki cache level-2.
  • Level-3: memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan cache level-2, yakni sekitar beberapa megabyte tapi agak lambat. Cache ini bersifat opsional. Umumnya digunakan pada prosesor-prosesor server dan workstation seperti Intel Xeon atau Intel Itanium. Beberapa prosesor desktop juga menawarkan cache level-3 (seperti halnya Intel Pentium Extreme Edition), meski ditebus dengan harga yang sangat tinggi.
  • CD-RW menggunakan logam perpaduan antara perak, indium, antimon, dan telurrium untuk lapisan perekaman yang dapat dugunakan untuk merekam data kapasitas 600-800 MB dapat dihapus dan direkan  mengunakan konsep pelelehan logam
  • DVD-RW Format ini dikembangkan oleh Pioneer pada November 1999 Mirip dengan konsep CD-RW dengan dapat menulis dan menghapus data di dalam nya tapi kapasitas 4-6 GB
  • Blu-ray Disc Nama Blu-ray diambil dari laser  biru-ungu yang digunakan untuk membaca dan menulis cakram jenis ini.Cakram Blu-ray dapat menyimpan 25 GB pada setiap lapisannya dengan menggunakan konsep Minimum “spot size” di mana sebuah laser dapat terfokus dibatasi oleh difraksi, dan bergantung pada panjang gelombang dari cahaya untuk penyimpanan lebih pada suatu daerah sama
Bagian dari sistem operasi yang mengatur hirarki memori disebut dengan memory manager. Di era multiprogramming ini, memory manager digunakan untuk mencegah satu proses dari penulisan dan pembacaan oleh proses lain yang dilokasikan di primary memory, mengatur swapping antara memori utama dan disk ketika memori utama terlalu kecil untuk memegang semua proses. Tujuan dari manajemen ini adalah untuk:
  1. Meningkatkan utilitas CPU.
  2. Data dan instruksi dapat diakses dengan cepat oleh CPU.
  3. Efisiensi dalam pemakaian memori yang terbatas.
  4. Transfer dari/ke memori utama ke/dari CPU dapat lebih efisien